Jumat, 02 Januari 2015

Sudah Tahun 2015, Sudah Siap kah anda?

Assalamualaikum..

Ini postingan pertama saya di tahun 2015 uyeaa, selamat tahun baru!
Ada dua hal yang insyaAllah, kalau masih sampai usianya dan Allah mengizinkan, akan terjadi di tahun ini.

Pertama, Ujian Nasional. April ini Oh my God perasaan sampe sekarang masih banyakan mainnya daripada belajar, mulai sekarang harus dibenerin nih kebiasaan buruk.
Buat temen temen juga tuh yang masih seneng main main, ayoo sekarang fokusin demi kelangsungan masa depan kita *ceilah.
Yang punya gadget atau smartphone, ayo disimpen dulu ato dihide dulu sosmed sosmed yg ga mendukung pelajarannya yaa.
Yang punya pacar, ayoo kalo ketemuan sambil bawa buku ya. Bukan buat nutupin kalo kalo ketahuan guru loh, tapi dipakai sebagai mana mestinya alias belajar bareng. Yakali bisa fokus gampang masuk otak materinya amin.
Yang punya musuh, ayo baikan yoo. Ga enak kan kalo mau ujian masih ada dendam yg bakal ganggu konsentrasi belajar kita. Kalo baikan kan enak siapa tau bisa bantu belajar satu sama lain yekaaan.
Yang ikut bimbel, ayo dimanfaatkan jangan mentang mentang bimbelnya sore ditinggalin gara gara keterusan tidur siang. Kan sayang atuh udah bayar mahal mahal muehehe.
Semangat semangat yooo sukses Ujian Nasional 2015

Kedua, masuk Perguruan Tinggi cuy! Yoo yang masih bingung bingung soal prodi dan perguruan tinggi. Bismillahirrahmanirrahiim, kalau UN lancar dan diterima melalui jalur SNMPTN ya syukur..
Jangan lupa minta, berdoa terus kepada Allah untuk itu.. Ibadah ditingkatkan, solatnya yang masih bolong bolong yooo dibenerin yooo tambah juga sama sunnahnya. Ngaji, puasa juga dibiasain. Dan kalau perlu bernazar lah, tapi inget itu janji sama Allah loo gamain main jadi harus sungguh sungguh.
Kalau belum berhasil di jalur undangan masih ada seleksi bersama..
Atau ada juga universitas swasta yang pendaftarannya dibuka beberapa kali alias gelombang
tetap berjuang, semangat!! Semoga aku, kamu, kita, bisa lolos masuk keterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi yang kita inginkan Amin ya Allah..

Sampai sini dulu deh ya, mau belajar buat UN nii hehe
Pokoknya apapun yang terjadi, sudah siapkah anda?
Kalau belum, mari persiapkan!

Wassalamualaikum..

Kamis, 18 September 2014

Sedikit Pesan Hari ini

Tak menentu rasa ini
Dipermainkan dilema hati
Bukannya aku tak peduli
Bukan tak mau menemani
Hanya tak ingin main hati
Ku takut tersakiti
Takut pula menyakiti
Satu atau pun dua hati
Ku mohon kamu mengerti
Situasi kondisi saat ini
Rapuh dan lembut hati ini
Sudah mengeras karena kondisi
Bingung akan rasa ini
Bukan tak mau menemani
Bukan aku tak peduli
Tapi hanya takut tersakiti

Makasih banget yaaa buat salah satu temen aku, M.A, yang udah bikinin puisi ini tadi siang. Suka sekaligus nyesek bacanya karena kebetulan isinya ngena. iyalah wong based on true story kok ini haha *ciecurhat , you know me so well bro, thank you!

Well, ini tanggal 18 September *lahtrooos. Yaudah sih besok tanggal 19, terus 20, lalu 21 *uhuk kemudian 22, 23, 24, 25, dan seterusnya. Udah lah ya waktu kan pasti berjalan, terus kenapa gitu?

Intinya gini..
Hidup itu soal datang dan pergi. Soal ditinggal atau meninggalkan.
Hidup itu soal saling berbagi. Soal memberi atau diberi.
Hidup itu soal pengorbanan. Soal dilepas atau melepas.
Hidup itu soal saling melengkapi. Soal mengisi atau diisi.
Apapun yang terjadi dalam hidupmu, pastikan itu yang memang seharusnya dan sepantasnya terjadi padamu. Jangan biarkan dirimu menyesali segala yang terjadi
Tentukan, jangan (lagi) salah langkah

Jumat, 01 Agustus 2014

WELCOME AUGUST

Assalamualaikum... ga terasa lebaran sudah berlalu beberapa hari. Saya mengucapkan mohon maaf atas segala kesalahan, baik yang sengaja maupun tidak, lahir maupun batin..
Semoga ramadhan selanjutnya masih bisa kita rasakan lagi, amin.

Sekarang sudah bulan Agustus loh! *lah trooos?!* haha gapapasih, tapi 2 hal yang menurut saya yaah bisa dibilang spesial dalam bulan Agustus kali ini.

Pertama, di bulan agustus tahun ini saya akan merasakan jadi siswa kelas 12. Degdegdeg siapa ya temen sekelas nanti.. sudah kelas 3 SMA, artinya ga lama lagi saya dan seluruh siswa seangkatan saya ga lama lagi akan melaksanakan sebuah ujian penentu kelulusan perjuangan selama 2 tahun lebih menimba ilmu di sekolah, yup apa lagi kalau bukan UJIAN NASIONAL. Dan itu berarti, saya yang hobinya main dan usilin orang harus mulai memperbaiki diri. Fokus belajar dengan giat biar pintar, biar siap dan matap saat menghadapi ujian nasional nanti. Teman teman juga ya, jangan main mulu!

Kedua, di bulan agustus banyak yang ulang tahun. ini roman romannya bakal sering dapet traktiran nih *bukan ngarep tapi emang* termasuk tanggal 3 nanti, teman saya, pedro akan berulang tahun ke 17.

Ada apa dengan Pedro? Mengapa fina menyebut nyebut namanya dalam blog? Apakah ada sesuatu di antara mereka? Jengjengggg. Lebay ah

Bukan apa apa, alasannya simple. Karena tanggal lahir kami sama, udah itu aja. Cieee sweet seventeen cieee :3

Selain itu masih banyak lagi yang ultah bulan ini, mereka adalaah.. Bunda, Cita, Ine, Naya, Mega, Wanda, dan masih banyak lagi yang gamungkin saya sebut semuanya.

Yakin bakal banyak hal yang terjadi bulan ini. Tetap semangat dan optimis menuju bulan bulan selanjutnya! Nikmatilah, YOLO guys!

Minggu, 13 Juli 2014

This is My Holiday, How About Yours?

Assalamualaimum..
Hari ini adalah hari ke sekian liburan (ga tau hari ke berapa) yang pasti sekarang tanggal 14 Juli dan itu artinya sudah H-19 masa liburan berakhir, dan post ini merupakan postingan pertama saya selama liburan *ketahuan jarang buka blog*

Mau curhat dikit. Ceritanya gini... Sekarang adalah hari senin dan kedua orang tua gue pada kerja. Seharusnya sih, kalau kakak cowo dan adek cewe gue udah pada libur, kami bisa bertiga di rumah. Namun berhubung jadwal libur dari sekolah kami yang beraneka ragam.. Kak Abi (kakak cowo gue) masih kuliah di Makassar dan shabrina alias bibin (adek cewek gue) masih belajar di sekolahnya di Bontang, otomatis gue siswa SMARIDASA yang Alhamdulillah liburnya udah dari kapan tau dan masuknya juga masih kapan tau, jadi sendirian di rumah.

Rasanya sendirian di rumah itu ... bisa bayangin sendiri rumah yang terdiri dari benerapa kamar dan ruangan, gaada manusia lain selain diri sendiri. Sebentar sebentar nengok ke belakang mastiin gaada yang lagi menatap nanar ke arah gue. Sebentar sebentar lirik kanan lirik kiri takut ada 'sesuatu'. Dan yang paling menyebalkan adalah ketika tiba tiba terdengar suara dari arah belakang rumah, atau di bagian atas rumah, atau di bagian bagian yang gelap "ckckckc" cicak.

Tv adalah teman paling setia, dari dinihari gue nonton bola sampe sekaran belum juga istirahat demi nemenin gue. Tapi makin naik posisi matahari makin gajelas apa yang mau ditonton. Bosaaaaan._.

*baca dengan nada bicara ala film film horor misteri ya*
Akhirnya. Untuk mengisi kekosongan. Kekosongan hati. Eh salah. Kekosongan waktu. Gue. Memutuskan. Untuk... jeng jenggg. Apaansih sok asik ah.
Gue akhirnya ngambil secarik kertas dan beberapa alat tulis, memulai menggambar dan hasilnya...

Kalo diperhatiin ga jelek jelek amat kan ya, yah walaupun ini ngegambarnya otodidak binti amatir heheee.

Sudah, sekian dulu postingan gue hari ini. Sekarang gue mau cari kerjaan lain biar ga bosen. Terima kasih sudah membaca blog gue yahhh
Wibillahitaufik wal hidayah, waridho wal innayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. *yang ga jawab nanti dosa loo*

See ya!

Selasa, 24 Juni 2014

Jangan menangis, sayang..

Hari ini malam terakhir bermalam di asrama sebelum libur panjang. Awalnya aku pikir gaada yang spesial. Aku terlanjur terlarut dengan segala hal yang sedang beriak di kepalaku sampai ga sadar, kalau sebentar lagi kita akan bertemu bulan ramadhan dan besok sudah liburan. Ga ada lagi sahur bareng di kantin sambil ngantuk ngantuk, ga ada lagi buka puasa bareng di masjid, makan malam, dan semua rutinitas yang biasa aku dan teman teman lakukan bersama di asrama.

Apel malam selesai, seluruh siswa saling bersalam salaman memohon maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan. Semoga dengan begini Ramadhan kita menjadi berkah dan dilancarkan oleh Allah, amin...

Tangan demi tangan kujabat, bahu demi bahu kurangkul, berpelukan, berciuman pipi, masih terasa biasa saja. Toh aku gaada musuhan sama temen temen, pikirku. Sampai akhirnya bertemu dengan ces, seketika flashback ke masa masa hut smaridasa ke-15... langsung sadar kalau banyak salah sama dia, maafin aku ces.. responnya kaku, terasa masih ada yang mengganjal di hatinya, terlebih sejak di pesawat kemarin. Aku peluk ces, dan saat itu juga air mata mengalir dengan derasnya..

"Udah fin, manusia kan ga ada yang sempurna. Semua pasti pernal punya salah.. udah gapapa, maafin aku juga yah. Jangan nangis"
Emangsih kalimatnya mainstream abis, tapi jadi ngena karena nada suaranya yang *insyaallah semoga aku ga kegeeran* ikhlas..

Langsung ngerasa bodoh, aku udah nyakitin perasaan seseorang demi orang lain dan setelah itu aku malah nyakitin orang lain ini karena orang lain yang lain.

Yaudalah itu masa lalu, yang penting sekarang semua sudah selesai dengan baik.. bisa diambil pelajaran untuk menjadi prbadi yang lebih baik.

Dari kejadian itu aku sadar pasti banyak banget kesalahan kesalahan yang pernah aku lakukan yang pastinya ga disengaja (manaada sih orang yang berniat dan sengaja melakukan kesalahan. Right?)

Jadi, pada kesempatan ini aku mau meminta maaf dari teman teman, ibu bapak guru, dan semua yang membaca tulisan ini. Aku minta maaf bukan karena ini mau puasaan, tapi karena aku memang sadar kalau aku manusia yang tentunya ga luput dari dosa. Dan berhubung momennya pas, mari kita saling memaafkan satu sama lain. semoga ibadah kita dilancarkan dan diterima oleh Allah swt... semoga kita menjadi pribadi yang baik di mata Allah, Amin :)

Rabu, 18 Juni 2014

Puisi Belajar dari Suramadu

Belajar dari Suramadu

Melaju terus
Melintasi laut
Menyebrang pulau
Karya anak muda negeriku
Jembatan Suramadu

Belajar dari selintas jembatan
Jarak bukan lagi hambatan
Karna selalu ada jalan
Untuk menyingkirkan halangan
Untuk menuju persatuan

Surabaya, 18 Juni 2014. 15:31 WIB

Selasa, 17 Juni 2014

School Project

Hey hey, Assalamualaikum Wr.Wb
Pertama tama saya ingin mengucapkan selamat tanggal 18, yaudasih ._.
Sebenarnya hari ini sampai tanggal 25 nanti masih termasuk hari belajar, sekolah memberi tugas untuk membuat sebuah project yang boleh dikerjakan sendiri maupun berkelompok sebagai syaratpengambilan KHS.

Nah, berhubung ada sebagian siswa (termasuk saya) ikut dalam program study tour dan tidak lepas dari tugas tersebut, jadi saya bersama teman saya yang bernama Masriyani berniat mengerjakan tugas dengan tema yang berkaitan dengan tempat-tempat yang kami kunjungi selama study tour.

Niatnya sih saya akan membuat puisi dan Yani akan membuat gambar dan kami akan berkolaborasi menciptakan sebuah project yang *uhuk bingung nyebutnya apa*

Berhubung ini masih di bandara jadi rempong kalo ngeblog banyak banyak, nantikan project kami ya!

Minggu, 15 Juni 2014

Puisi Tentang Negeri

Masih Ada Harapan

Hari sudah senja
Sebentar lagi sang malam akan tiba
Aku masih duduk selonjor di bangku teras
Menyaksikan matahari
Yang perlahan-lahan menghilang

Sembari merenung,
Kubiarkan udara malam menerjang pikiranku
Melintas membawa kembali hal-hal yang terlupakan

Seketika aku menggigil menyadari kepayahanku
Malu dengan diriku sendiri
Bagaimana bisa aku masih bersantai
Sedangkan waktu terus melaju
Bagaimana bisa aku masih berdiam diri
Di tengah negeri yqng semakin renta ini
Akankah masih ada harapan?

Bak siang yang berganti malam
Negeri ini perlahan terasa semakin gelap
Bak siang yang berganti malam
Negeri ini kedinginan
Bak siang yang berganti malam
Negeri ini dilanda kehampaan
Bak siang berganti malam
Apakah masih ada harapan?

Seketika aku menggigil menyadari kepayahanku
Bukankah aku ini generasi muda?
Bebanku semakin berat, negeri ini bergantung padaku
Bagaimana bisa aku
Menerangi
Menghangatkan
Mewarnai negeriku
Sedangkan aku belum apa apa
Apakah masih ada harapan?

Malam yang tadinya dingin tiba-tiba terasa panas mencekik
Aku resah
Aku gelisah
Segera aku masuk dan bersiap
Aku akan berjuang melawan kegelapan
Sebelum negeriku benar-benar jatuh, terpuruk, dan hancur
Bukankah masih ada harapan?

Kamis, 29 Mei 2014

Teluk Lombok dan Secuil Kenangan di Dalamnya (2)


Bismillah.
hari ini sebenarnya H-3 ujian semester genap. Entah apa yang mendorongku melakukan ini, tapi pada akhirnya jemariku tergerak untuk mengetik kata demi kata yang kini kamu baca. 

sesuai janji di postingan sebelumnya (Teluk Lombok dan Secuil Kenangan di Dalamnya) , aku mau melanjutkan cerita nih..

Kembang api yang tadinya meramaikan langit tahun baru perlahan-lahan tak lagi terlihat. Mungkin penduduk setempat sudah kehabisan stok kembang api yang harus dibeli di kota, sedangkan jam sudah menunjukkan pukul 01.27. Siapa juga yang jual kembang api jam segitu? siapa juga yang mau beli?

Masih sambil menikmati jagung bakar di dekat perapian, aku memandang jauh ke pantai yang ternyata semakin surut.

Shabrina, adikku yang luar biasa menyukai hal-hal yang berhubungan dengan hewan mengajak aku dan yanda turun ke pantai untuk sekedar jalan-jalan menikmatu hawa sejuk. dia bilang sih begitu, nyatanya untuk menemani dia berburu kelomang, kepiting, bintang laut, dan hewan pantai lainnya.

Ga terasa kami berjalan ke tengah, jauh dari sisi pantai. Angin semakin kuat berhembus, air perlahan lahan naik. Gerimis pun melengkapi rasa kedinginan kami. seketika kami jadi manusia dengan sebutan "butuh kehangatan" . kami pun memutuskan untuk kembali.

lelah. aku pun masuk ke dalam rumah singgah dan dengan mudah terlelap begitu saja. diikuti Shabrina yang tanpa kusadari kedatangannya tiba-tiba udah nemplok di sampingku. kami tertidur pulas, hingga pagi menjelang ...

Sudah pagi. sudah benar-benar 2014. aku mengawali hariku dengan segelas teh hangat buatan bunda. usai mengisi perut alias sarapan, kami menyiapkan diri untuk bermain. bermain air, bermain pasir, bermain lah pokoknya.

Belum lengkap rasanya kalo ke pantai tapi ga nyobain water sport yang ada disitu. Berhubung masih pagi dan yang ada baru banana boat, akhirnya kami main banana boat. Sebenarnya masih ada wahana lain seperti flying fish, kano, dan sebagainya. Tapi ya itu, belum buka. Mungkin yang punya bukan penganut kepercayaan yang bilang kalo kesiangan "rejeki dipatok ayam"

Selesai sudah cerita tentang pantai teluk lombok. Sebenernya ga asik kalau cuma diceritain, serunya kalau datang langsung. Jadi kalau ada kesempatan, ga ada salahnya kan main main ke Sangatta?  :)


Rabu, 12 Februari 2014

Teluk Lombok dan Secuil Kenangan di Dalamnya

Assalamualaikum..
haha lama banget rasanya udah ga posting di blog. JFYI sih, ini postingan pertama fina di tahun 2014 * yeeeyy tepuk tangan dong. ok terasa jayus, maaf -.-*

karna masih pemanasan nih di awal tahun *walaupun udah hampir dua bulan*  Fina mau berbagi cerita aja nih..


oh iya, hitung-hitung siapa tau tulisan ini bisa ngasih informasi bugi yang membaca tulisan ini tentang salah satu objek wisata yang dimiliki kota Sangatta.


Seusai solat Isya di malam terakhir tahun 2013, aku, keluargaku, dan dua orang teman kerja orang tuaku bergegas berangkat menuju ke pantai Teluk Lombok. Kami rencananya sih mau bermalam sekaligus menyambut datangnya 2014  biar antimainstream gitu..

Karena ada beberapa hambatan, jadi kami berangkat sekitar jam setengah sepuluh malam.
udara dingin menembus kulit, dagingku pun tak kuasa menahan dingin yang akhirnya mampu menusuk-nusuk tulangku *apaansih yaaa intinya malam itu dingin banget lah.

Entah jam berapa aku tiba di sana, karena sejak beberapa menit perjalanan hingga sampai di tempat tujuan aku tidur. maklum, hemat energi kan mau begadang..

sesampainya di pantai, aku dan yang lain menata barang barang yang sudah kami bawa ke dalam rumah singgah milik keluarga yang sengaja dibangun di tepi pantai.

yanda dan bunda (panggilanku untuk ayah dan ibu) membuatkan jagung bakar hingga jam 12 malam pun tiba.

duarrr duarr, bunyi kembang api dimana-mana. ternyata penduduk dekat sini juga merayakan tahun baru.



teng teng tengggg, lonceng batas sore sudah dibunyikan. sebelumnya maaf, bukan maksud PHP karna ceritanya setengah-setengah tapi berhubung waktu  sedang tidak berpihak kepada aku... ceritanya sampai sini dulu ya..  secepatnya bakal aku lanjutin deh ceritanya. Terima kasih sudah membaca sedikit tulisanku, nantikan untuk yang selanjutnya ya..

Wassalamualaikum

Selasa, 15 Oktober 2013

Lets Play the Doh

Belajar kimia tentang bentuk molekul, selain pake molimut juga pake plastisin biar bisa nentuin sendiri bentuknya. Selesai praktek, plastisinnya ga terpakai lagi. So, daripada dibuang... jadilah ini.


Lumayan bisa jadi pajangan di meja belajar. Yap jadi sebenarnya barang bekas itu bisa bermanfaat asal kita mau mengolahnya. Selain antimainstream, kita juga berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan loh :)


Jumat, 11 Oktober 2013

New Hobby

Sambil mengisi waktu luang setelah stress mengerjakan setumpuk tugas dan rutinitas, waktunya coret coret tinta di atas kertas. Ga tau alasannya apa, tiba-tiba yang terbentuk malah gambar ini, my favorite animal, zarafah!
memang kurang bagus ya, karena belum terlatih. So it's make me learn: practice makes perfect! ini berlaku juga ke kamu loh, so jangan pernah berhenti mencoba, jangan pernah lelah untuk berlatih!

Senin, 05 Agustus 2013

belajar membuat Research Project

 LAPORAN PENELITIAN ILMIAH

Kehidupan Sosial dan Suasana Ramadhan di Kota dan Desa


BAB  I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
            Manusia adalah makhluk sosial yang hidup saling membutuhkan satu sama lain. Manusia harus saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dalam segala bidang kehidupan.
            Kehidupan sosial selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Setiap daerah memiliki ciri dan cara sendiri dalam hidup bersosial. Beberapa daerah bahkan saling bertolak belakang dalam hal-hal tertentu di kehidupan sosial masyarakatnya. Perbedaan mencolok terjadi contohnya di desa dan kota.
            Mudik lebaran adalah fenomena unik yang terjadi setiap tahun di Indonesia. Masyarakat yang merantau keluar daerah akan pulang ke kampung masing-masing untuk merayakan lebaran dan bersilaturahim dengan sanak saudaranya dalam suasana sukacita Iedul Fitri.


1.2 Identifikasi Masalah
1.         Manusia sebagai makhluk sosial.
2.         Kehidupan sosial di Kota Sangatta.
3.         Kehidupan sosial di Desa Dukuh Jati Kidul.
4.         Alasan perbedaan kehidupan sosial di desa dan kota.
5.         Perbedaan suasana Ramadan serta lebaran di desa dan kota.

1.3 Perumusan Masalah
1.         Apa yang dimaksud manusia sebagai makhluk sosial?
2.         Bagaimana kehidupan sosial di Kota Sangatta?
3.         Bagaimana kehidupan sosial Desa Dukuh Jati Kidul?
4.         Mengapa kehidupan sosial di desa dan kota berbeda?
5.         Apa beda suasana Ramadan serta lebaran di desa dan kota?

BAB II
Pembahasan

2.1 Apa yang dimaksud manusia sebagai makhluk sosial?
       Menurut bahasa, makhluk adalah sesuatu yang dijadikan atau yang diciptakan oleh Tuhan (seperti manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan). Sedang kata sosial memiliki arti sifat berkaitan dengan masyarakat. Jadi, secara bahasa makhluk sosial adalah makhluk ciptaan tuhan yang memiliki sifat-sifat kemasyarakatan.
       Menurut para ahli, makhluk sosial memiliki arti-arti sebagai berikut;
Ø  Dr. JOHANNES GARANG, Makhluk sosial adalah makhluk berkelompok dan tidak mampu hidup menyendiri.
Ø  NANA SUPRIATNA, Makhluk sosial adalah makhluk yang memiliki kecenderungan menyukai dan membutuhkan kehadiran sesamanya sebagai kebutuhan dasar yang disebut kebutuhan sosial (social needs).
Ø  WALUYO, Makhluk sosial adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya, saling membutuhkan satu sama lain.
Ø  ARISTOTELES, Makhluk sosial merupakan zoon politicon, yang berarti menusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain.
Ø  MOMON SUDARMA, Makhluk sosial merupakan makhluk yang dalam kesehariannya sangat membutuhkan peran makhluk yang lainnya.
Ø  MUHAMMAD ZUHRI, Makhluk sosial adalah makhluk yang tidak akan sanggup hidup sendiri, selalu bergantung pada orang lain dan apa yang dibutuhkannya dalam hidup juga dibutuhkan pula oleh orang lain.
Ø  DELIARNOV, Makhluk sosial adalah makhluk yang mustahil dapat hidup sendiri serta membutuhkan sesamanya dalam melakukan aktivitas sehari-hari
Ø  LITURGIS, Makhluk sosial merupakan makhluk yang saling berhubungan satu sama lain serta tidak dapat melepaskan diri dari hidup bersama.

2.2             Bagaimana kehidupan sosial di kota Sangatta?
Sangatta adalah kota tambang dimana nadi kehidupan disana mayoritas bergantung pada kegiatan tambang. Secara langsung maupun tidak, pertambangan juga memengaruhi kehidupan sosial masyarakat sosial disana.
       Dengan sistem kerja shift 12 jam yang diterapkan oleh perusahaan, masyarakat Sangatta memiliki waktu bersosialisasi lebih sedikit dibanding kota pada umumnya.
       Mayoritas penduduk sangatta adalah  pendatang dari Jawa, Sulawesi, dan daerah lainnya. Keragaman penduduk ini menciptakan cara bersosialisasi yang merupakan perpaduan dari budaya-budaya daerah tersebut.
      
2.3             Bagaimana kehidupan sosial di desa Dukuh Jati Kidul?
Di desa Dukuh Jati Kidul, mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani. Kebanyakan dari mereka yang menetap sudah berusia cukup tua. Para pemuda desa ini rata-rata merantau ke kota untuk menuntut ilmu ataupun berkerja di sana.
Mirip seperti daerah lain di Jawa, kehidupan sosial di desa ini terjalin  baik dengan intensitas tinggi. Budaya gotong royong masih berlangsung dengan semangat tinggi.
Masyarakat Dukuh Jati Kidul sudah tinggal bersama puluhan tahun lamanya bahkan sejak  zaman penjajahan. Ini membuat seisi desa saling kenal dan memiliki keakraban yang baik. Saling tolong dengan sistem keluargaan menciptakan kehidupan sosial yang indah.

2.4             Mengapa kehidupan di desa dan kota berbeda?
Jika membandingkan dua daerah di atas, terdapat beberapa faktor yang menimbulkan perbedaan kehidupan sosial antara desa dan kota.
Faktor pertama ialah penduduk. Penduduk kota adalah pendatang yang notabenenya tinggal dalam waktu yang relatif lebih singkat dibanding desa yang merupakan penduduk asli yang sejak lahir hingga tuanya hidup di daerah sama. Dengan waktu bersama yang lebih banyak, penduduk desa dapat menjalin hubungan yang lebih intens dan kehidupan sosial yang penuh rasa kekeluargaan. Sedang di perkotaan yang masyarakatnya lebih sibuk pada profesi masing-masing, kehidupan sosialnya akan sebatas untuk memenuhi kebutuhan mereka untuk bertahan hidup.
Faktor kedua adalah profesi atau mata pencaharian. Walau penghasilan dianggap lebih menjanjikan, di kota kebanyakan orang dituntut untuk loyal pada perusahaan tempat mereka berkerja dan kadang karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya, pulang kantor dihabiskan untuk beristirahat penuh sehingga waktu untuk bersosialisasi sangat minim. Di desa yang mayoritas petani tidak ada peraturan mengikat. Bisa istirahat ketika lelah, boleh tidak berangkat tanpa izin kala sakit, dan sebagainya. Bertani juga menuntut gotong royong, entah itu untuk bersama-sama membuat sistem pengairan, menyemai padi, hingga saat panen sekalipun.
Faktor ketiga yaitu budaya. Di kota dengan masyarakat pendatangnya mengalami akulturasi budaya yang tidak jarang menemui ketidakcocokan. Walau jarang memicu konflik, hal ini tetap kadang menjadi penghalang kehidupan bersosial di sana. Di desa dan penduduk aslinya yang turun-temurun mewarisi budaya dari nenek moyang terdahulu, lebih mudah menjalani kehidupan sosial karena tata cara dan kebiasaan sudah tersedia, tinggal menjalankan saja yang sudah ada tanpa menemui ketidakcocokan.

2.5 Apa beda suasana Ramadan serta Lebaran di desa dan kota?
            Jika ditinjau dari ragam ibadah yang dilakukan saat Ramadan, tidak ada perbedaan mencolok antara desa dan kota. Puasa wajib, tarawih, tadarus Al-Quran, dan berbagai ibadah lainnya. Kala tiba minggu ketiga Ramadan barulah akan mulai muncul perbedaan.
Di kota, buka puasa bersama di masjid akan berangsur sepi, shaf-shaf sholat tarawih yang awalnya selalu penuh akan sedikit demi sedikit berkurang, pasar Ramadan yang tadinya tak pernah sepi kini kian berkurang pengunjungnya.
Berkebalikan dengan kondisi kota yang penduduknya bagai satu per satu ditelan bumi, desa kian ramai. Satu demi satu umat manusia berdatangan kembali ke kampung halamannya untuk berjumpa keluarga di sana. Otomatis masjid semakin ramai, pasar Ramadan semakin laku, dan desa yang biasanya lengang jadi lebih padat. Kondisi ini akan terus berlanjut hingga puncaknya pada perayaan Lebaran.
Lebaran di desa dan kota pun umumnya sama. Sholat ied, silaturahmi, ketupat, takbiran, opor ayam dan hal-hal khas Ramadan lainnya. Namun ternyata kehidupan sosial pun memengaruhi suasana lebaran di desa dan kota.
Dengan kehidupan sosial yang penuh kekeluargaan, di desa semua masyarakat akan saling mengunjungi satu sama lain, tak terlewatkan satu pun. Di desa juga, rata-rata akan berkumpul keluarga besar yang pulang dari daerah perantauannya masing-masing. Saling sungkem dan bermaafan, membuat haru dan menjadikan lebaran momen yang tak terlupakan.
Sedang di kota yang masyarakatnya cenderung lebih individualis kebanyakan merayakan lebaran bersama keluarga saja, kalaupun sempat bersilaturahmi hanya sebatas dengan kerabat-kerabat terdekat.

BAB III
Penutup

3.1 Kesimpulan
Manusia pada dasarnya ialah makhluk yang tidak dapat hidup seorang diri, selalu membutuhkan bantuan orang lain untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
Terdapat perbedaan kehidupan sosial antara desa dan kota yang dipengaruhi oleh penduduk, mata pencaharian, dan budaya setempat.
Kehidupan sosial yang berbeda antara masyarakat desa dan kota juga menyebabkan perbedaan suasana Ramadan serta Lebaran.

3.2 Saran

            Perbedaan suku sebaiknya jangan dijadikan penghalang dalam bersosialisasi karena pada dasarnya manusia diciptakan untuk saling mengenal satu sama lain, terutama saat hari raya Idul Fitri, bersilaturahim sangatlah penting dilakukan.

Presenter

Video ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas pelajaran bahasa Indonesia yaitu menjadi presenter. Berhubung saya yang belum pernah berlatih bagaimana menjadi pembawa acara yang baik serta alat perekam video yang hanya menggunakan webcam di laptop, jadilah video yang sederhana ini. Semoga bermanfaat.

belajar membuat Research Project

Manfaat Es Batu Bagi Kecantikan Wajah
BAB I
Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya tak ada di antara kita yang tidak mengenal es batu. Air putih yang dibekukan pada suhu 0 derajat selsius ini sangat banyak digemari sebagai pendingin pada minuman agar terasa segar dan lebih nikmat saat diminum.
Selain sebagai pelengkap minuman, ada manfaat lain yang dimiliki es batu. Es batu ternyata baik untuk kulit wajah. Butiran es dapat menenangkan jerawat yang meradang hingga dapat mengempiskannya. Tidak hanya itu, ada manfaat kecantikan lainnya yang bisa didapatkan dari es batu. 

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa saja manfaat es batu bagi kecantikan wajah?
2.      Bagaimana cara memanfaatkannya?

BAB II
Pembahasan
2.1 Manfaat Es Batu Bagi Kecantikan Wajah
Semua orang pasti sudah sangat mengenal es batu. Butiran air yang dibekukan ini merupakan salah satu bahan campuran untuk menyegarkan minuman sehingga dapat memberi sensasi dingin dan melepas rasa dahaga. Menurut Kiki Oktaviani “Es batu tidak hanya sebagai pelengkap minuman saja. Sensasi dingin es batu ternyata memiliki manfaat yang cukup besar bagi kecantikan kulit.”[1]
Manfaat lain tersebut antara lain meningkatkan sirkulasi darah, membantu mncegah timbulnya jerawat, meredakan akibat dari sengatan matahari, mengenyalkan kulit agar riasan wajah lebih tahan lama, mengurangi bengkak pada mata, dan bisa dijadikan sebagai bahan campuran pembuatan masker beku.
Begitu banyaknya manfaat dari es batu disebabkan karena suhu es batu yang dingin. Pori-pori dari kulit wajah lebih mudah terbuka bila dalam keadaan panas sehingga pemberian es batu di permukaan klit wajah dapat menutup pori-pori yang terbuka. Selain itu pada dasarnya suhu dingin bisa membuat suatu bahan menyusut sehingga es batu bisa mengenyalkan kulit wajah yang sudah longgar sehinnga tampak lebih segar dan apabila wajah dibubuhi riasan bisa menjadi lebih tahan lama.
2.2  Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Kecantikan Wajah
Berikut ini adalah cara memanfaatkan es batu untuk kecantikan wajah menurut Astrid Ivonna:
1.      Meningkatkan silkurasi darah
Gosokkan es batu secara memutar pada wajah anda sekitar satu menit. Lakukan seminggu 2 kali.
2.      Membantu mecegah timbulnya jerawat
Gosokkan es batu pada wajah dengan arah memutar dan tekan sedikit pada bagian wajah yang berjerawat selama 2 menit. Jika merasa terlalu dingin atau mati rasa, berhentilah sejenak lalu lanjutkan lagi. Biasanya dengan metode seperti ini, jerawat akan hilang dalam waktu 2 hari.
3.      Meredakan akibat dari sengatan sinar matahari
Bungkus es batu dengan menggunakan kain katun lalu tepuk-tepukkan pada wajah. Lakukan pada wajah selama 3 sampai 5 menit.
4.      Agar make-up tahan lama
 Dengan menepuk-nepukkan es batu sebelum menggunakan make-up bisa membuat make-up anda lebih tahan lama
5.      Mengurangi bengkak pada mata
Dengan menggosokkan dan menepuk-nepukkan es batu yang telah dibungkus dengan kain katun pada daerah mata akan membantu mengurangi bengkak dan melancarkan sirkulasi darah di sekitarnya.
6.      Masker beku
Campur jus timun atau timun yang sudah dihancurkan dengan air mawar. Masukkan ke dalam freezer dan tunggu sampai beku. Setelah beku ambil dan gasokkan di wajah (terutama bagian mata) untuk mengurangi kerutan yang timbul pada wajah.

BAB III
Penutup
Es batu memiliki banyak manfaat tidak hanya sebagai bahan pangan tetapi bisa juga dijadikan sebagai bahan untuk mempercantik wajah anda. Dengan memanfaatkan es batu secara baik tentunya wajah anda akan semakin enak dipandang dan anda menjadi lebih percaya diri. Namun jangan gunakan secara berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan bisa berakibat buruk bagi diri kita.






[1] Kiki Oktaviani - Wolipop.com . Rabu, 7 Desember 2011 08.12 WITA

Jumat, 02 Agustus 2013

My Voices

Halo! Akhirnya ya, setelah sekian lama hiatus akhirnya bisa ngeblog lagi. Thanks God udah menciptakan bulan Ramadhan karena selain memang bulan yang penuh berkah, bulan ini juga penuh kebahagiaan salah satunya adalah yang paling didambakan anak asrama, IB!!! (baca: izin berlibur). Yap jadi liburan kali ini mau aku pake ngurus blog berhubung sekolah juga mewajibkan seluruh siswanya untuk memiliki blog, not a big problem for me :D

Selain blogging, aku sebagai remaja tanggung yang lagi seneng-senengnya bergaul jadi kalau sudah ketemu gadget sama koneksi internet pasti deh buka jejaring sosial lain selain blog. Salah satu jejaring sosial yang lagi aku suka nih, online sambil menyalurkan hobi nyanyi atau apalah yang berhubungan sama audio, SoundCloud.

Ya.. walaupun suara aku ga bagus-bagus banget, atau kalo dibilang jelek juga aku terima sih (emang bener sih) ga ada salahnya kan kalau ikutan berbagi suara. yaaa ini dia getaran pita suara aku yang seadanya dan pas-pasan. Check tihis out, hear my voices! :D

Kamis, 06 Desember 2012

puisi tentang anti narkoba




Jalan yang Mana
Badzlina Nur Syarofina


Jiwa remaja
Belum tahu arah tujuan
Kesana kemari mencari jati diri
Hidup itu pilihan
Kau tak boleh di tengah-tengah
Lalu jalan mana yang kau pilih
Lurus terus kah
Atau melangkah ke arah lain

Di seberang sana
Mereka melambai mengundang
Wajah mereka begitu sumringah
Mereka tak punya beban, atau mungkin mereka menyembunyikannya
Di sana udara pengap sesak
cahaya gemerlap berkedip-kedip di sekitar mereka, membuat silau mata hati
mereka menghampirimu
disodorkannya rahasia mereka
butiran-butiran padat warna-warni
wangi menyengat, membuat akal pikiran terbang pergi
sssstt.. ini narkoba, ini kuncinya! Ucapnya memperjelas

masih ada jalan lain
jauh di depan sana
mereka semua menudukkan kepala, menangis terisak
menengadahkan tangan dan tak henti mengelu-elukan Tuhannya
dikelilingi cahaya putih yang bersinar lembut
hawa sejuk menyelimuti mereka

jiwa remaja
yang selalu ingin bersenang-senang, mau terus bahagia
haruskah ikut menangis atau ikut menyimpan rahasia
lalu jalan mana yang kau pilih

Narkoba?
Makanlah, gunakan saja sesukamu
Tertawalah tebahak-bahak
Simpan dulu semua beban
Jika kau mau dirimu mati, bangsamu mati sia-sia
Tapi neraka sedang menantimu
Dan siksaan sudah menunggumu

Jiwa remaja...
Pilihlah saja jalan yang lurus..
Mereka memang menangis
Mereka merintih, mereka meminta pada Tuhannya
Mereka menangis bukan karena mereka sedih
Mereka menangis bahagia
Dibalik tangisan mereka, telah disiapkan singgasana untuk mereka di atas sana
Bergabunglah jika kau juga mau singgasana
Hidup itu pilihan
Bahagia sekarang? Atau nanti?
Lalu jalan mana yang kau pilih





*dibuat dalam rangka lomba bulan bahasa SMAN 10 SAMARINDA

Selasa, 27 November 2012

Sedikit Tentang Pascal



Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:

§ Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,

§ User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.

§ Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.

§ Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.

§ Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics).